Membuat kalimat sederhana
Bahasa Jepang sering memakai susunan topik / subjek + keterangan + predikat. Predikat biasanya berada di akhir kalimat. Bentuk sopan dasar menggunakan です (desu) atau akhiran kata kerja ます (masu).
POLA 01 · A は B です
わたしは がくせいです。
Watashi wa gakusei desu. — Saya seorang pelajar.
Partikel utama
Partikel menunjukkan hubungan antarunsur kalimat. Bentuk yang paling sering ditemukan pada tingkat awal adalah:
| Partikel | Fungsi dasar | Contoh |
|---|---|---|
| は | Penanda topik, dibaca wa | わたしは — tentang saya |
| が | Penanda subjek / informasi baru | ねこが います — ada kucing |
| を | Penanda objek, dibaca o | みずを のみます — minum air |
| に | Waktu tujuan / arah / lokasi keberadaan | がっこうに いきます — pergi ke sekolah |
| で | Lokasi suatu kegiatan | いえで べんきょうします — belajar di rumah |
| の | Kepemilikan / hubungan kata benda | わたしの ほん — buku saya |
Kata kerja sopan dan pertanyaan
POLA 02 · KATA KERJA ます
みずを のみます。
Mizu o nomimasu. — (Saya) minum air.
POLA 03 · PERTANYAAN か
これは なんですか。
Kore wa nan desu ka. — Ini apa?
Perhatikan konteks
Bahasa Jepang sering menghilangkan subjek jika sudah jelas dari situasi. Perbedaan bentuk sopan dan santai juga penting. Contoh di bab ini hanya pengantar tata bahasa JLPT N5, belum mencakup seluruh silabus N5.
Jangan tertukarPartikel は biasanya dibaca wa, walaupun karakter は secara mandiri dibaca ha. Partikel を biasanya dibaca o. Pengucapan kata harus dilihat dalam konteks kalimat.